Ketika gelap langit butuh terang
Engkau bangkit tuk terbit
bangunkan bijakku ruangku
Engkau ikhlas, pun tanpa balas
Ketika dahaga inginkan hidup
Engkau teteskan embun air matamu
Sadarkanku akan besarnya sayangmu
Sebesar jiwa, pemaafmu
Ketika luka bertambah
dengan lembut sentuh kalbuku
Sembuhkan bingkai tak bertepi
Engkau balas senyum atas khilafku
Ketika langit butuh terang
Engkau ada, dan selalu ada
Meski tak di sampingku
Arif, 13 September 2006
Puisi ini kupersembahkan buat kedua orang tuaku……………….terutama buat almarhum Bapak



