Stay@HomeMOmmY

Blognya Emak di Rumah ;)

Laskar Pelangi

Setelah demam Laskar Pelangi mulai mereda, akhirnya saya kebagian juga kesempatan untuk nonton film tsb, tanpa antrian, tapi datang 1 jam lebih awal dari jam pertunjukan :)

Sayang saya tidak membaca novelnya (saya tidak pernah betah membaca sebuah novel), pasti apa yang dituliskan penulisnya di novel jauh lebih baik daripada apa yg tertuang dalam film.

Lagi2 tentang ketimpangan pendidikan anak2 negeri. Tak beda dengan film Denias, yg berbicara bagaimana saudara sebangsa setanah air bisa mendapatkan keadilan yang tidak sama rata hanya karena perbedaan strata. Bagaimana pendidikan adalah hal yang terpenting untuk memajukan kehidupan suatu bangsa malah menjadi urusan yang tidak penting bila uang sudah bicara.

Miris memang. Di saat di mana di kota2 besar, pendidikan menjadi suatu komoditi, setiap sekolah berlomba2 menjadi sekolah ‘plus’ di mata orangtua, plus dalam hal kurikulum, fasilitas, termasuk berlomba2 memasang tarif, yg semakin mahal, semakin meningkatkan gengsi, untuk suatu kebutuhan penting yg bernama pendidikan. Di saat yg sama, di pelosok-pelosok negeri, masih banyak anak2 penerus bangsa ini, yang tidak punya kesempatan untuk menimba ilmu tinggi.

Laskar Pelangi, bukan hanya membuat saya miris dan membuka mata akan ketimpangan yang terjadi, tapi juga membuat saya tersadar untuk bersyukur. Suatu hal yang mudah untuk saya lakukan, tapi susah saya lakukan :)

No comments yet »

Your comment

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>