Stay@HomeMOmmY

Blognya Emak di Rumah ;)

Berbicara Pada Anak

Si *** lagi bikin pusing emaknya, ya…Hehehe…sekarang emaknya pusing karna *** belum bisa bicara dg lancar, siap2 aja nanti malah lebih pusing karena *** bicaranya nggak bisa distop sama sekali :p

Mungkin selama ini stimulasi sudah sering dilakukan untuk ***. Tapi coba perhatikan, apakah *** diajak bicara atau dibacakan buku cerita dengan pengucapan yg benar? Dalam arti tidak dibuat2 sepeti bahasa bayi: susu jadi cucu, dll.

Menurut teori yang aku baca, di usia 2 tahun, anak sudah dapat mengucapkan dan mengerti 50 buah kata. *** baru 21 bulan khan? Masih ada waktu🙂. Yg semangat menstimulasinya, ya, lebih sering bacakan buku sebelum dia tidur, ajak bernyanyi, sebut barang2 di sekitarnya dan ulangi beberapa kali. Misalnya saat kamu ambil buku, bilang ke ***, “Bunda lagi ambil buku nih..Iya…B U K U…B U U …K U U U…”sambil kamu tunjukin ‘wujud’ dari buku itu gimana.

Sekedar masukan, ini ada tambahan informasi dari milis tetangga, email dari dr Hardiono Pusponegoro (mantan Ketua Pengurus IDAI), seputar permasalahan kemampuan bicara pada anak. Semoga bermanfaat.

From: “Hardiono Pusponegoro”
Date: Mon Sep 13, 2004 11:20 am
Subject: RE: [DIKA-OT] Re: [Dokter Umum] Problema Bicara pada Anak

Dear Vivi,

Umur 20 bulan:
– mengenal 5-6 benda (bukan menyebut)
– menyebut 3 benda
– mengenal 3 anggota tubuh (mulut, hidung) bila disuruh menunjukkan
– jumlah kata-kata lebih dari 20
– menggunakan kombinasi 2 kata menjadi kalimat pendek
– Mendengarkan bila dibacakan cerita

Mudah kan?
Bila terlihat kurang dari anak sebayanya, ya diperiksakan saja.

Dr. Hardiono Pusponegoro

From: “Hardiono Pusponegoro”
Date: Tue Sep 7, 2004 11:25 pm
Subject: RE: [DIKA-OT] Re: [Dokter Umum] Problema Bicara pada Anak

Dear Ibu Lina dan Ibu Sari,

Masalah gangguan bicara selalu merisaukan saya, lebih merisaukan dibanding terlambat jalan.

Umur 2 tahun kata-kata masih sedikit sudah merupakan indikasi untuk melakukan intervensi/ pertolongan. Namun yang menjadi pertanyaan:Intervensi yang seperti apa?”

Banyak kasus seperti ini dikirim ke ahli terapi wicara. Saya agak kurang setuju.

Pertama harus ditentukan dahulu penyebab keterlambatan bicara, misalnya:

1. Gangguan pendengaran. Harus diberi bantuan alat dengar baru terapi wicara.
2. Gangguan organ mulut. Yang ini biasanya tidak terlambat, tetapi bicara dengan artikulasi kurang baik. Terapi wicara sangat baik.
3. Gangguan otak, bisa berupa kurang pandai atau gangguan autistik/autisme. Untuk gangguan autistik harus diperbaiki interaksinya dulu. Bila interaksi membaik, bicara seringkali muncul sendiri. Selain itu, bahasa non-verbal misalnya mimik dan bahasa tubuh juga harus diperbaiki. Bila anak kurang pandai, terapi stimulasi dengan bermain harus didahulukan.

Jadi jelas bahwa terapi harus disesuaikan keadaan.

Bahwa ibu di rumah harus aktif turut membantu program terapi saya sangat setuju. Bahkan pengajaran ibu bagaimana membantu anak di rumah harus menjadi prioritas di tempat terapi. Terapi tanpa melibatkan ibu sangat kurang baik.

Dr. Hardiono Pusponegoro

From: Hardiono Pusponegoro
Date: Tue Apr 29, 2003 11:44 pm
Subject: Re: [DIKA-OT] Polio ?
Dear Ibu-Ibu,

Prinsip paling penting: Keterlambatan bicara hanya boleh ditolerir bila anak mengerti semua yang diucapkan kepadanya !

Bila anak juga tidak mengerti ucapan orang lain, apalagi bila disertai gejala aneh-aneh lain misalnya cuek, dipanggil sulit menoleh, tidak mau menatap mata orang, hiperaktif, bicara bahasa
yang tidak dapat dimengerti sama sekali, suka memutar-mutar roda mobil JANGAN TUNGGU.

Anak dengan keterlambatan bicara harus diperiksa dulu sebelum dilakukan terapi wicara atau terapi lain. Terapi dilakukan sesuai kebutuhan anak,tidak semua yg terlambat bicara otomatis harus terapi wicara.

Dr. Hardiono D. Pusponegoro

From: Hardiono Pusponegoro
Date: Sun Dec 29, 2002 8:27 pm
Subject: Re: [IDAI-OT] kemampuan bicara
Pak Bambang Yth,

Anak terlambat bicara tidak boleh di tunggu, apalagi bila ada perilakunya yang aneh. Kalau anda ada di Jakarta, mohon memeriksakan anak ke Sub Bagian Saraf Anak, Bagian Ilmu Kesehatan Anak RS Cipto Mangunkusumo. Kalau anda ada di kota lain, tolong beritahu.

Dr. Hardiono D. Pusponegoro.

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: