Stay@HomeMOmmY

Blognya Emak di Rumah ;)

(SHARING) Biarkan Anak Mandiri Sedini Mungkin

ngomongin soal mandiri, mo sharing kecil2 an nih🙂

Dari kecil, aku tuh overprotective ke Alya. Dimanapun dan kapanpun dia harus ditemani, aku selalu waswas kalo dia sendiri. Ya mungkin berawal dari pola lakunya dari kecil yg nggak bisa diem, kita yg jaga meleng dikit, jidatnya biru, meleng dikit lagi, jidatnya benjol, aku jadi nggak mau sedetikpun dia tanpa pengawasan.

Hasilnya? Di umur mau 4th (7 Agt nanti), dia nggak bisa sendirian sama sekali, nggak bisa dicuekin walaupun cuma sebentar. Kalo aku lagi terima telp (bukan ngerumpi lho ya, paling cuma 5-10 menit), Mbaknya lagi di dapur, dia akan heboh cari perhatian, mungkin dg mencekek2 leherku dari belakang (gawat ya?hihihi), atau kalau kami, ayah ibunya nonton TV acara favorit kami, dia langsung mematikan TVnya. Paling berasa setelah aku jadi FTM, otomatis nggak punya
waktu buat diri sendiri kecuali pas dia tidur siang (untungnya setelah dia TK, waktu luangku jadi nambah). Boro2 bisa punya ‘waktu egois’ seperti yg gencar dicanangkan ***😀

Yg paling parah, hal yg satu ini nih: cita2ku duluu, dia kudu mandiri, termasuk rapiin mainan sendiri. Tapiiii…karena dia serba lelet, makan arround 1-2 jam, dan ngapa2in serba lambat, akhirnya aku nggak sabar dan pengen cepet beres, tugas beberes diserahkan ke Mbaknya.

Baru belakangan ini aja, setelah aku inget gimana leletnya aku dulu dan gimana cara Ibuku memperlakukanku, apa2 serba full dibantu, sehingga akhirnya aku ‘keenakan’ dibantu mulu…mulai deh, aku ngubah style dg mencoba melatih kemandirian Alya lagi, dimulai dari
hal yg paling kecil sekalipun.

Walaupun mungkin terlambat, tak pernah ada kata telat kan? Cuma kaget aja pas kemaren aku suruh dia bereskan mainannya, dg agak kesal dia ngomong gini, “tahu nggak, Bu…tiap hari tuh, kakak jadi pembantu” Ampuuuuun….cuma karna selama ini dia berpikir semua mainannya selalu dibereskan ma BS/mbaknya, begitu aku canangkan latihan kemandirian buat dia, langsung dia merasa jadi pembantu😦

Jungkir balik lah aku jelasin ke dia kenapa dia harus beresin mainannya, kenapa itu bukan tugas Mbaknya, dll.

Just sharing, MoMs, sebelum terlambat, apalagi yg anaknya masih kecil2, jangan terlalu khawatir d ma anak, akibatnya kita jadi nggak pernah percaya dia BISA, dan kasian juga ma anaknya kalo punya tingkat ketergantungan yg tinggi dg org lain, alias nggak mandiri
abis😦

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: