Stay@HomeMOmmY

Blognya Emak di Rumah ;)

Artikel Favorit 5

Berbisnis Online, Siapa Takut ?

Kecanggihan teknologi internet, memberikan banyak kemudahan. Apapun bisa kita dapatkan dari balik komputer hanya dengan mengetikkan beberapa kata saja pada mesin pencari/search engine, entah itu berupa informasi atau pun suatu produk dan jasa yang kita butuhkan.

Kemudahan yang ditawarkan ini mendorong tumbuhnya dunia usaha yang digelar secara online. Pelaku bisnis yang bermain bukan hanya korporat, tapi juga individu. Banyak kita temui online shop untuk kebutuhan individu, bertebaran di dunia maya, dengan tawaran produk yang beragam, mulai dari buku, mainan anak sampai dengan busana.

Ibu-ibu yang berada di balik bisnis online ini, tak terhitung jumlahnya. Aktifitas mereka justru turut memacu tumbuhnya keinginan dari ibu-ibu lainnya untuk mencoba berwirausaha secara online. Tapi sebagai pemula, tentunya mereka masih meraba-raba langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan untuk berbisnis online. Buletin BeingMoM kali ini akan mengupas informasi seputar bisnis online bagi para ibu-ibu yang ingin memulai berwirausaha J

Apa Yang Harus Saya Jual?

Mungkin itu pertanyaan yang paling sering dilontarkan saat para ibu ingin memulai bisnis online. Ada banyak pilihan, sebenarnya, tapi mulailah dari hal yang benar-benar Anda suka. Misalnya Anda suka memasak, cobalah tekuni satu keahlian di bidang kuliner, misalnya membuat kue kering, dekor kue ulang tahun, dll.

Atau jika Anda ragu apakah hobi Anda bisa ‘dijual’, cobalah menjadi reseller dari produk-produk yang sudah ada. Tentunya lebih baik jika produk tersebut, produk yang Anda suka. Misalnya, Anda senang mengkoleksi busana muslim dan jilbab, cobalah untuk menjual produk tersebut.

Untuk menjadi reseller, coba cari tahu, di mana tempat Anda bisa membeli produk tersebut dengan harga murah. Atau bisa juga Anda membeli langsung dari online shop yang ada, karena biasanya mereka menawarkan harga grosir, sehingga Anda dapat menjualnya kembali.

Bagaimana Saya Mendisplay Produk Tersebut Agar Dapat Dilihat Orang Banyak?

Berbisnis di dunia maya, di mana orang tidak bisa melihat langsung dan menyentuh produk yang Anda jual, dibutuhkan suatu media sebagai display. Anda bisa menggunakan album foto, blog bahkan template shopping cart yang disediakan gratis di internet.

Beberapa alternatif yang bisa Anda coba:

Album foto
Salah satunya Anda bisa menggunakan http://www.flickr.com untuk menempatkan foto-foto produk yang Anda jual. Cara ini cukup praktis untuk pemula karena hanya memerlukan ID yahoo dan di setiap foto Anda juga dapat membubuhkan deskripsi dari setiap produk.
Contoh: http://www.flickr.com/photos/momskitchen

Blog
Anda bisa mulai membuat blog di friendster, di blogger (www.blogger.com), di multiply (www.multiply.com), atau juga wordpress (www.wordpress.com). Sebagai pemula, Anda bisa memilih blog apa saja yang sudah Anda ketahui pengoperasiannya. Tapi ada baiknya, sebelum memilih blog, Anda mencari tahu plus minus dari setiap blog, karena blog yang Anda pilih akan menjadi alamat situs bisnis Anda selanjutnya. Tentu akan menciptakan ketidaknyamanan pelanggan jika Anda sering berganti-ganti alamat.

Keunggulan blog multiply, adanya penyediaan album foto tersendiri yang bisa dilengkapi dengan spesifikasi produk. Dan, setiap Anda membuat postingan baru, seluruh daftar kontak Anda, akan diinformasikan. Tentunya ini akan membantu promosi produk yang Anda jual. Kelemahannya, search engine lebih bersahabat dengan blogger dan wordpress, sehingga jika Anda memilih multiply, ada kemungkinan online shop Anda sulit untul muncul di halaman pertama mesin pencari (saat orang mengetikkan keyword produk yang dicari pada google).
Contoh blog multiply: http://www.jualanbunda.multiply.com, http://www.nayscollection.multiply.com

Keunggulan blogger, selain mudah dioperasikan dan bersahabat dengan mesin pencari, Anda bebas memodifikasi template dan menambahkan fasilitas tambahan seperti jumlah pengunjung, shout box, dan lainnya.
Contoh blog blogger: http://www.dapurnyavita.blogspot.com, http://www.pochopa.blogspot.com

Sedangkan wordpress, jenis blog ini yang paling bersahabat dengan mesin pencari seperti google, sehingga produk yang Anda jual dalam waktu singkat dapat menduduki halaman pertama pada mesin pencari. Selain itu, Anda dapat melihat statistik pengunjung, dari mana mereka mendapatkan informasi tentang blog Anda, kata kunci apa yang sering mereka cari, dan postingan apa saja yang paling digemari. Kelemahan wordpress, Anda tidak bebas memodifikasi template, menambahkan shout box dan jumlah pengunjung – kecuali jika Anda membeli domain dan hosting berbayar, dan untuk pemula, pengoperasiannya terlihat lebih kompleks.
Contoh blog wordpress: http://www.TokoiBUnda.wordpress.com

Webstore dengan metode shopping cart
Shopping cart memudahkan penjual dalam mendata jumlah persediaan, menghitung total pesanan, mendata pelanggan dan lain-lain. Juga memudahkan pembeli dalam bertransaksi, cukup mendaftar dengan mengisikan data-data pribadi (seperti alamat untuk tujuan pengiriman, alamat email dan lain-lain), mereka tinggal memilih barang belanjaan hanya dengan beberapa kali ‘klik’. Beberapa situs yang menyediakan shopping cart gratis: http://mals-e.com, http://www.cubecart.com, http://www.zen-cart.com/, http://www.oscommerce.com/, http://www.cubecart.com/site/home/
Contoh: http://www.TokoiBUnda.com (zencart), http://www.CutenLittle.com (osCommerce).

Jika Anda ingin situs Anda mudah diingat orang (tidak panjang seperti domain (ibarat alamat di dunia maya) gratisan – …blogspot.com atau …wordpress.com, Anda dapat membeli domain sendiri, direkomendasikan menggunakan .com atau .net karena lebih populer. Domain tersebut bisa sebagai redirect dari blog Anda, tanpa harus menyewa hosting (media penyimpanan/harddisk di server internet). Bila blog yang Anda pilih wordpress, untuk memudahkan modifikasi blog atau mungkin Anda menggunakan shopping cart, Anda harus menyewa hosting.

Anda dapat membeli domain dan menyewa hosting pada alamat-alamat di bawah ini:

* http://www.idwebhost.com
* http://www.paralelhost.net
* http://www.orangescale.com
* http://www.rumahweb.com

Untuk hosting, pilihlah yang memiliki alamat dan kontak yang jelas, ketersediaan customer support 24 jam, bandingkan harga paket dan fasilitas yang ditawarkan (bisa saja harga yang ditawarkan murah tetapi kualitas pelayanan rendah dan tidak lengkap), dan tanyakan pengalaman dari teman-teman yang menggunakan hosting tersebut. Hati-hati dalam memilih hosting, karena bila Anda salah pilih dan berniat untuk pindah hosting (karena server sering down, dan lain-lain), ada kemungkinan data yang Anda miliki sebagian akan hilang.

Apa Saja Yang Harus Saya Perhatikan Pada Tampilan Online Shop Saya?

* Pilihlah template blog yang tidak berkesan ‘ramai’ sehingga fokusnya adalah produk yang dijual.
* Tampilan foto produk dibuat haruslah jelas dan terlihat rapi, jika perlu edit tampilannya dengan software photoshop agar terlihat lebih menarik (misalnya dengan memberikan kesan blur pada background, dll).

Berikut tips untuk mendapatkan foto yang baik:

* Sediakan waktu khusus untuk memotret. Usahakan agar Anda bisa berkonsentrasi penuh untuk memotret produk Anda. Jika terburu-buru, hasil foto Anda akan terlihat tidak maksimal dan kurang baik.
* Memotret di siang hari. Jika Anda menggunakan peralatan kamera standar (bukan kamera professional), lebih baik gunakan kekuatan sinar matahari untuk pencahayaan. Hal ini penting diperhatikan karena kekuatan sinar flash dari kamera kadang membuat warna produk menjadi berbeda dengan aslinya dan kekuatannya tidak mencukupi untuk bisa menampilkan keindahan produk Anda. Selain itu jika produk Anda termasuk benda yang bisa memantulkan sinar dan Anda menggunakan sinar flash, akan tampak ada pantulan cahaya di produk Anda.
* Tata rapi produk Anda. Jangan asal memotret. Untuk produk sandang, pasang produk pada manekin, buka lipatannya, dan jika mungkin, setrika terlebih dahulu agar tidak terlihat garis bekas lipatan. Pakaikan pada model, agar calon pembeli bisa membayangkan bentuknya saat dikenakan.
* Perhatikan detail. Jika produk memiliki detail yang ingin ditonjolkan, ambil foto dari beberapa sudut. Dan juga foto close up detail yang ingin diperlihatkan.
* Ambil beberapa foto untuk satu produk. Hal ini akan memudahkan Anda untuk memilih foto terbaik yang akan ditampilkan.
* Pergunakan backdrop polos. Sebisa mungkin gunakan latar belakang polos untuk memudahkan proses pengeditan.
* Edit Foto sebelum di-upload. Besarnya file foto yang kita upload akan mempengaruhi kecepatan download website/blog kita. Sesuaikan resolusi dan besarnya gambar yang akan di-upload. Biasanya resolusi yang cukup ”web friendly” adalah resolusi VGA (800×600 Pixel).
* Be Creative! Jangan hanya memotret produk apa adanya. Tambahkan elemen-elemen lain yang bisa mempercantik produk. Siapa tahu elemen tersebut malah bisa kita jual juga.

Bagaimana Caranya Saya Mempromosikan Produk Yang Saya Jual?

Setelah Anda memiliki album foto/blog/shopping cart, lakukan promosi sebagai berikut:

* Daftarkan online shop Anda pada mesin pencari (pada saat kita membuat blog akan muncul pertanyaan apakah blog tsb akan kita daftarkan atau tidak ke mesin pencari/search engine)
* Search Engine Optimization (SEO) : biarkan google (www.google.com) menjadi salesman Anda. Caranya antara lain dengan mencari tahu frase (minimal 2 kata) yang sering dituliskan pasar Anda, saat mereka-reka produk yang ingin mereka cari pada mesin pencari. Cantumkan frase tersebut dalam blog Anda.
* Jadikan alamat blog Anda sebagai signature setiap Anda berkirim email.
* Iklankan blog Anda pada situs-situs iklan gratis atau pada milis yang Anda ikuti dan pada situs yang menyediakan forum diskusi (sebaiknya komunitas yang berhubungan dengan produk Anda agar lebih tepat sasaran).
* Blogwalking (berkunjung ke blog lain) dan meninggalkan alamat blog Anda di sana.
* Bertukar banner dengan online shop lainnya atau beriklan (dengan membayar) di situs-situs (yang berhubungan dengan produk yang dijual) yang ramai pengunjungnya

Apa Saja Yang Harus Saya Perhatikan Saat Memulai Bisnis Online?

* Beri nama online shop Anda, nama yang mewakili produk yang Anda jual.
* Tentukan aturan main yang jelas, tentunya yang ‘win win solution’ buat pembeli dan penjual.
* Jujur pada pelanggan, komunikasikan kondisi produk apa adanya.
* Pisahkan email pesanan dari email pribadi Anda. Untuk email pesanan, Anda bisa menggunakan gmail dan kemudian ubah settingannya agar setiap email yg masuk juga bisa diterima di account email yang Anda gunakan sehari-hari.
* Informasikan data kontak yang lengkap, bila perlu cantumkan link ke blog pribadi Anda.
* Mengingat banyaknya penipuan online yang terjadi, sehingga orang lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi, penting sekali untuk mengkomunikasikan ke pelanggan bahwa online shop Anda dapat dipercaya.

Nah, sekarang Anda sudah memiliki pengetahuan dasar untuk mulai berbisnis online. Jangan ragu untuk memulai, karena Anda tidak akan pernah tahu Anda bisa atau tidak bila Anda tidak mencoba. Katakan pada diri Anda, “Berbisnis Online, Siapa takut?” J

Sumber:

* Ariasari, Fanny. Panduan Praktis Bikin Blog Dengan WordPress Untuk Pemula. Mediakita, 2007.
* Onggo, Bob Julius. Googlepreneur. Elex Media Komputindo, 2007.
* http://www.Bundainbiz.com
* Berbagai sumber

© DVT 2008 for http://www.BeingMoM.org

No comments yet»

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: