Stay@HomeMOmmY

Blognya Emak di Rumah ;)

Stadium 5

Bulan lalu, saya nge notes d FB, cerita gimana penyakit pelupanya saya itu, sudah stadium 4 alias bener2 parah.

Kejadian terakhir, ketika saya kehilangan 2 kartu ATM sekaligus, milik pribadi dan milik online shop saya&rekan saya, bener2 bikin saya kapok.

Gimana enggak, gara2 males k kantor polisi untuk urus surat kehilangan, saya harus k bank, nge print buku tabungan untuk melihat dana yg masuk ke online shop (karena kartu atm saya blokir,otomatis saya tidak bs menggunakan internet banking,jg mobile banking), dan akhirnya yg paling naas,waktu kamar mandi terpaksa d renovasi, saya kelabakan nggak bs bayar tukang, gara2 nggak bs tarik tunai d bank, walaupun bawa buku rekening, cuma gara2 ga punya kartu atm!😦

Mulai saat itu, saya biasakan semuanya berjalan rapi, habis menggunakan apa saja, maka saya akan meletakkannya lagi pada tempatnya, untuk meminimalisir kemungkinan kunci rumah tercecer, hp ketinggalan, atau kartu atm hilang lagi dan lagi.

It worked! Hihihi rasanya senaaaaang sekali, saya tidak perlu lagi grasa grusu mencari ke mana barang2 saya menghilang. Saya tidak perlu bolak balik ke rumah rekan bisnis saya hanya sekedar untuk mengambil hp/kunci rumah yg tertinggal. Rasanya hidup jadi lebih tenang…hehehe… Hingga pada suatu hari…

Ceritanya, 2 minggu sebelum acara reunian SMA, saya harus bed rest karena penyakit yg menyebalkan.

Dokter melarang saya untuk duduk, tetapi selalu dalam posisi tidur agar penyakit saya cepat sembuh.

Karena ada yg perlu saya antar ke rumah ibu, maka dg dtemani suami, sayapun ke sana, tapi tetap dg posisi tidur d jok belakang mobil.

Sesampainya d sana, saya tidak bisa turun, karena sandal yg saya pakai dr rumah, entah raib ke mana tiba2. Padahal saya ingat betul, sandal itu menempel d kaki saya terus sejak berangkat dari rumah.

So, akhirnya, suami menunggu d mobil dan sayapun bisa turun dengan menggunakan sandalnya.

Setelah semua urusan selesai,saya pun pulang, sesampainya d rumah kami, sandal suamipun juga raib, kami ber 2 turun mobil dengan telanjang kaki, padahal saya ingat betul, sandal itu saya pakai terus mulai dari rumah orangtua saya sampai saya masuk ke dalam mobil. Ini benar2 aneh. Saya benar2 tidak percaya, sudah separah apa sih, penyakit pelupa saya, sampai sandal yg nempel di kaki bs lenyap tanpa saya sadar?

Saya terus saja berpikir mencoba mereka ulang kejadian2 yg berlalu, paling tidak, d bagian terakhir,sandal suami nempel terus d kaki dr rumah ibu sampai saya masuk mobil. Sementara, d pelosok2 kolong mobil pun, stelah dcari, sandal tidak ada. Itu artinya sandal itu tidak saya bawa serta masuk mobil kan?

Cepat2 saya telpon asisten ibu saya, menanyakan apakah ia melihat sandal orange (hehehe, norak sekali warnanya ya?) milik suami saya tertinggal d jalanan depan rumah ibu. Hei, ternyata benar!

Mbak d rumah juga akhirnya melaporkan,menemukan sandal saya d jalanan depan rumah (mobil saat itu memang tidak d dalam garasi).

Astaga! Ternyata, karena saya harus dalam posisi tidur terus menerus, jok belakang mobil pun, saya anggap tempat tidur d rumah, jd sebelum naik k atas jok tsb, saya menanggalkan sandal, br masuk k dalam mobil!

Halah…halah…parahnya, sungguh saya tidak tahu, terapi apa lagi yg harus saya lakukan untuk mengobati penyakit lupa saya, yg ternyata sudah stadium 5!😦

3 Comments»

  ida wrote @

*numpang ngakak dulu mba* hahahahahahahaha sumpah aku cengegesan sendiri nih didepan kompi ga tahannnnnnnn, duhh parahhhhhh pisan, lebih dari akuu hahahahaha

  devita umardin wrote @

hihihihi…faktor U, Da, syusyah😦

  vonny wrote @

pesanan saya jgn sampe lupa ya,hehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: